Kamis, 21 Juni 2018

hasil observasi pendidikan masyarakat


Hasil Observasi Pendidikan dan Masyarakat
Desa Lebung Gajah, Kecamatan Tulung Selapan
Yolanda Mareta 1730203180
A. Latar Belakang

Pada sebuah penelitian saya kali ini, saya mengambil materi Pendidikan dan Masyarakat sebagai pembahasan penelitian saya. Dan sebuah penelitian yang saya lakukan kali ini saya meneliti pendidikan dan masyarakat di sebuah desa Lebung Gajah kecamatan Tulung Selapan, tidak lain adalah asal daerah tempat tinggal saya sendiri. Kenapa saya memilih materi tersebut ? karna Pendidikan dan Masyarakat kerap sekali menjadi perbincangan kita sehari-hari. Pendidikan dan Masyarakat sudah tidak asing lagi di telinga kita dan pendidikan sudah menjadi kebutuhan bagi setiap individu maupun kelompok.
Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil. Sehubungan ini maka dengan sendirinya masyarakat merupakan kesatuan yang dalam pembentukannya mempunyai gejala yang sama.
Pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia secara manusiawi yang harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta perkembangan zaman.

Rumusan Masalah
1. Bagaimana sikap dari Masyarakat desa Lebung Gajah mengenai Pendidikan?
2. Seberapa tinggi tingkat kepuasan Masyarakat desa Lebung Gajah pada pelayanan pendidikan yang di terapkan di desa tersebut?
3. Seberapa baguskah kebijakan yang diterapkan pemerintah kepada masyarakat desa Lebung Gajah?

Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui sikap dari Masyarakat desa Lebung Gajah mengenai Pendidikan.
2. Untuk mengetahui tinggi tingkat kepuasan Masyarakat desa Lebung Gajah pada  pelayanan pendidikan yang diterapkan di desa tersebut.
3. Untuk mengetahui kebijakan yang di terapkan Pemerintah kepada masyarakat desa Lebung Gajah.

B. Kajian Teoritis

Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat di katakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.
Masyarkat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermatapencarian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: Masyarakat pemburu, masyarakat pastoral donamis, masyarakat bercocok tanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagai pakar menganggap masyarakt industri dan pascaindustri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.
Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakt band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.
Masyarakat menurut Max Weber adalah sebagai suatu struktur atau aksi yang pada pokoknya ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai yang dominan pada warganya. Ahli sosiologi dan bapak sosiologi modern, Emile Durkeim, mengatakan bahwa masyarakat adalah suatu kenyataan objektif individu-individu yang merupakan anggotanya.
Bapak komunis, Karl Marx, memberikan definisi masyarakat sebagai suatu struktur yang menderita ketegangan organisasi ataupun perkembangan karena adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terpecah-pecah secara ekonomis.
Karakteristik masyarakat adalah:
1. Aglomerasi dari unit biologis dimana setiap anggota dapat melakukan reproduksi dan beraktivitas.
2. Memiliki wilayah tertentu.
3. Memiliki cara untuk berkomunikasi.
4. Terjadinya diskriminasi antara warga masyarakat dan bukan warga masyarakat.
5. Secata kolektif menghadapi ataupun menghindari musuh.




Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) menjelaskan tentang pengertian pendidikan yaitu: pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita-cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat dalam berbagai dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.
Pendidikan bisa saja berawal dari bayi yang belum lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mreka sebelum kelahiran.
Pengertian pendidikan secara umum adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik agar secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Pendidikan dapat juga diartikan sebagai usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau untuk kemajuan yang lebih baik. Pendidikan dapat mengembangkan karakter melalui berbagai macam kegiatan, seperti penanaman nilai, pengembangan budi pekerti, nilai agama, pembelajaran dan pemelatihan nilai moral dan lain sebagainya.
Secara sederhana, pengertian pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat mengerti, paham dan membuat manusia lebih kritis dalam berfikir. Juga, setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berfikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan.
Pendidikan sering terjadi dibawah bimbingan orang lain tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Namun umumnya pendidikan dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang. Bentuk pendidikan dengan hadir di sekolah adalah yang paling umum ada juga sebagian kecil orang tua memilih untuk pendidikan home-shooling, e-learning atau yang serupa untuk anak-anak mereka.

C. Meteologi
1. Pendekatan Penelitian
Jenis penelitian yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey. Penelitian survey adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar atau kecil tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang di ambil dari populasi. Senada dengan pendapatan tersebut, Prasetyo (2005;49) berpendapat bahwa penelitian survey umumnya dilakukan untuk mengambil sesuatu generalisasi dari pengamatan yang tidak mendalam. Jika sampel yang diambil adalah representatif maka generalisasinya kuat. Contoh penelitian tentang kecenderungan masyarakat dalam memilih pemimpinnya, penelitian pengaruh anggaran pendidikan terhadap kwalitas SDM di negeri ini, penelitian tentan kecenderungan konsumen dalam memilih suatu jenis produk.

2. Metode
a. Obsevasi
Menurut Prof.Heru Observasi adalah studi yang dilaksanakan secara sengaja, terara, sistematis, dan terencana sesuai tujuan yang akan dicapai dengan mengamati dan mencatat seluruh kejadian dan fenomena yang terjadi dan mengerti pada syarat dan aturan dalam penelitian atau karya ilmiah. Hasil observasi ilmiah ini dijelaskan secara teliti, tepat dan akurat, serta tidak diperbolehkan untuk ditambah atau dikurangi dan dibuat-buat sesuai keinginan peneliti.
 Secara umum observasi adalah proses pengamatan dan pencatatan secara sistematis mengenai gejala-gejala yang di teliti. Dapat dikatakan juga bahwa observasi adalah salah satu metode pengumpulan data dengan mengamati atau meninjau secara cermat dan langsung dilokasi penelitian atau lapangan untuk mengetahui secara langsung kondisi yang terjadi atau untuk membuktikan kebenaran dari sebuah desain penelitian.
 Kegiatan obsevasi ini menjadi salah satu dari tehnik pengumpulan data apabila sesuai dengan tujuan penelitian, yang direncanakan dan di catat secara sistematis, serta dapat di kontrol keandalan (realibilitas) dan kesahihannya (validitasnya).

b. Wawancara
Menurut Stewart dan W.B Cash, wawancara adalah proses komunikasi dipasangkan dengan tujuan serius dan telah ditentukan dirancang untuk bertukar perilaku dan melibatkan tanya jawab.
Menurut Robert Kahn dan Channel, wawancara adalah pola khusus dari interaksi dimulai secara lisan untuk tujuan tertentu, dan di fokuskan pada daerah konten yang spesifik, dengan proses eliminasi dari bahan-bahan yang tidak ada hubungannya secara berkelanjutan.
Menurut Koentjaraningrat, wawancara adalah cara yang digunakan untuk tugas tertentu, mencoba untuk mendapatkan informasi dan secara lisan pembentukan responden, untuk berkomunikasi tatap muka.
Menurut Lexy J. Moleong, wawancara adalah percakapan dengan tujuan tertentu. Percakapan itu dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancaraan (yang mengajukan pertanyaan) dan diwawancarai (yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu).
Menurut Denzing, wawancara adalah dipandu dan rekaman pembicaraan atau tatap muka percakapan di mana seseorang mendapat informasi dan orang lain.
Menurut Sutrisno Hadi, wawancara adalah proses pembekalan verbal, dimana dua orang atau lebih untuk menangani secara fisik, orang dapat melihat muka yang orang lain dan mendengar suara telinga sendiri, ternyata informasi langsung alat pengumpulan pada beberapa jenis data sosial, baik yang tersembunyi (laten) atau manifest.

c. Analisis Data
Data yang telah dihasilkan dari lapangan baik data primer atau data skunder terlebih dahulu diorganisasikan kedalam suatu pola, kategori dan suatu uraian dasar kemudian data tersebut dianalisis dengan cara yang kwalitatif

d. Waktu Penelitian
Survey lapangan penelitian : 15 juni 2018
Penelitian lapangan : 15-18 juni 2018

HASIL PENELITIAN

A. Sikap masyarakat dari desa Lebung Gajah mengenai Pendidikan
Sikap masyarakat desa Lebung Gajah terhadap Pendidikan sesuai dengan hasil yang sudah saya teliti, dan saya menyaksikan secara langsung bagaimana sikap dari masyarkat desa Lebung Gajah ini terhadap pendidikan.
Masyarakat desa Lebung Gajah ini masih sangat mengedepankan pendidikan, karna seperti yang sudah saya teliti di desa tersebut hampir rata-rata semua anak-anak yang ada di desa sudah bersekolah, baik itu tingkat taman kanak-kanak, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas dan bahkan ke perguruan tinggi.
Tempat : Desa Lebung Gajah, kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir
Waktu : 10.00-14.00

B. Tingkat kepuasan masyarakat desa Lebung Gajah pada pelayanan pendidikan yang di terapkan di desa Lebung Gajah tersebut.
Tingkat kepuasan masyarakat desa Lebung Gajah terhadap pendidikan ini sesuai yang sudah saya teliti dan saya lihat, masyarakat desa Lebung Gajah sangat puas terhadap pendidikan, karna dengan pendidikan masyarakat di desa Lebung Gajah dapat merubah kehidupan dan pola pikir mereka, dan perkembangan pendidikan di desa tersebut sangat berkembang dengan cukup baik, perkembangan pendidikan di desa tersebut berkat dukungan dari masyarakat desa Lebung Gajah

C. Kebijakan yang pemerintah kepada masyarakat desa Lebung Gajah
Kebijakan pemerintah terhadap desa Lebung Gajah cukup baik, saya telah survey ke beberapa tempat, kepedulian pemerintah pada desa tersebut bisa di katakan cukup baik, karna saya melihat begitu banyak bantuan dan bangunan dari pemerintah untuk masyarakat desa Lebung Gajah, baik dari segi renovasi jalan maupun bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan.

PENUTUP


A. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat saya simpulkan dari penelitian di Desa Lebung Gajah adalah : Penduduk desa Lebung Gajah ini sangat mengutamakan pendidikan, pendidikan sangat penting bagi mereka karna, dengan pendidikanlah penduduk desa Lebung gajah dapat merubah kehidupan dan pola pikir mereka masing-masing, dengan pendidikan penduduk desa Lebung Gajah dapat berpikir lebih maju dan mendapat wawasan yang lebih luas.
Mengenai kwalitas pendidikan di desa Lebung Gajah, kwalitasnya sudah cukup baik, dari mulai fasilitas, mutu, dan yang lainnya yang menyangkut pendidikan sudah dapat dikatakan bagus.
Dan yang terakhir mengenai pemerintah terhadap desa Lebung Gajah sudah dapat dikatakan cukup baik kepedulian pemerintah pada desa tersebut bisa di katakan cukup baik, karna saya melihat begitu banyak bantuan dan bangunan dari pemerintah untuk masyarakat desa Lebung Gajah, baik dari segi renovasi jalan maupun bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SEKOLAH SEBAGAI ORGANISASI LAPORAN PENELITIAN “ SEKOLAH SEBAGAI ORGANISASI” Oleh : YOLI AMRIL SYAFIRA (1730203181) PENDAHULUAN...