MAKALAH
LAPORAN OBSERVASI
TENTANG
MASYARAKAT DESA TOMAN
Oleh:
Sembara
Hadi
(1730203164)
Kata Pengantar
Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Allah subhanahu Wata’allah atas
limpahan rahmat dan hidaya-nya penulis dapat menyelesaikan makalah tentang
Observasi Kepemimpinan Kepala Sekolah SD N 1 Toman dengan lancar dan tepat waktu tanpa halangan
apapun.Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Administrasi dan
Supervisi.
Penulis sadar makalah ini masih jauh dari kata sempurna,untuk itu
penulis sangat mengharapkan kritik maupun saran yang membangun dari pembaca
demi kesempurnaan makalah ini.Terima kasih kami ucapkan kepada pembaca yang
telah membaca makalah ini.
Palembang,…juni 2018
Penulis
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Masyarakat memiliki keragaman yang berbeda, serta memiliki sifat dan
karakteristik yang berbeda sehingga menyebabkan lingkungan sekitar menjadi
lebih beranekaragam.Berawal dari pelajaran sosiologi dengan materi tentang masyarakat, pada hari sabtu 16 juni - senin 18
juni 2018,saya melakukan observasi dalam desa saya sendiri yaitu desa toman.Dalam
observasi saya memperoleh informasi dari beberapa masyarakat desa toman yang
berupa keadaan lingkungan, interaksi antar masyarakat, tingkat pendidikan,
jenis pekerjaan, tingkat perekonomian masyarakat, tradisi atau kebudayaan yang masih dijalankan masyarakat.Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang
memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus
kepentingan masyarakat setempat berdasarkann asal usul dan adat istiadat.Sebagian
kesatuan masyarakat hukum, desa perlu untuk memikirkan bagaimana kondisi
desanya dimasa yang akan datang, sehingga desa tersebut bertambah maju. Latar
belakang dari penelitian ini adalah saya ingin mengetahui lebih dalam lagi
tentang kehidupan masyarakat desa toman.Selain itu budaya dan kebiasaan –
kebiasaan unik yang menjadikan saya semakin berantusias dalam memperdalam
penelitian ini.
A.
RUMUSAN
MASALAH
Rumusan
masalah menyajikan pertanyaan atas topik-topik yang dibahas dalam sebuah
makalah. Pada makalah ini kami mengajukan pertanyaan yang jawabannya terdapat
dalam pembahasan makalah ini, yang berupa :
1.
Bagaimana struktur sosial di masyarakat Toman ?
2.
Bagaimana aktivitas - aktivitas pada
masyarakat Toman ?
B. KAJIAN TEORITIS
R. Linton: Seorang antropologi
mengemukakan bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup
lama hidup dan bekerja sama, sehingga mereka dapat mengeorganiasikan dirinya,
berpikir tentang dirinya dalam satu kesatuan sosial dengan batas-batas
tertentu.
Sebuah masyarakat harus memiliki syarat-syarat
sebagai berikut:
a. Harus
ada pengumpulan manusia dan harus
banyak.
b. Telah
bertempat tinggal dalam waktu yang lama.
c. Adanya
peraturan perundang-undangan yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.
Ciri-ciri Masyarakat:
a. Manusia yang
hidup berkelompok
b. Yang
melahirkan kebudayaan
c. Mengalami
perubahan
d. Manusia yang
berinteraksi
e. Terdapat
kepemimpinan
f.
Terdapat
stratifikasi sosial
Untuk
mempelajari tentang proses terbentuknya masyarakat, perlu dilakukan berbagai
analisis dari proses-proses yang ada:
a. Proses belajar kebudayaan sendiri
1)
Proses
internalisasi
Sebuah
proses jangka panjang sejak individu itu dilahirkan sampai meninggal, dimana
manusia tersebut belajar untuk menanamkan ke dalam kepribadianya segala
perasaan, nafsu, emosi, dan hasrat yang dibutuhkan disepanjang hidupnya.
2)
Proses
Sosialisasi
Proses
sosialisasi yang mana saat masa anak-anak sampai di masa tuanya mendalami
pola-pola tindakan untuk interaksi dengan berbagai macam individu yang ada di
sekelilingnya.
3)
Proses
Enkulturasi
Proses
menyesuaikan dan mempelajari alam pikiran serta sikap terhaap sistem norma,
pertauran-peraturan, dan adat istiadat tang hidup dalam kebudayaanya.
b. Proses Evolusi Sosial
Masyarakat dan kebudayaan dapat di
analisis oleh para peneliti seolah-olah dari dekat dengan detail ataupun
dipandang dari jauh dengan cara memperhatikanya adanya berbagai macam perubahan
besar.
c. Proses difusi
d. Akulturasi atau asimilasi
Proses sosial yang dapat timbul
apabila kelompok manusia dengan
kebudayaan-kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan berbagai unsur dari
kebudayaan yang masih asing yeng sedemikian rupa, yang pada akhirnya unsur-unsur
dari kebudayaan asing tersebut akan lambat laun diterima serta diolah ke dalam
kebudayaan sendiri dengan tidak menghilangkan kepribadian dari suatu kebudayaan
itu sendiri.
e. Inovasi
Proses pembaruan dari pemakaian
berbagai macam sumber alam, modal, dan energi pengaturan baru untuk tenaga
kerja, serta pemakaian teknologi yang lebih baru untuk semua yang akan
menyebabkan terjadinya sistem produksi, dan dibuatnya macam produk baru.
C. METODELOGI
Metode penelitian dalam penulisan laporan ini yaitu
menggunakan kajian kualitatif dengan mendeskripsikan berbagai hal yang
merupakan hasil penelitian. Penelitian deskriptif kualitatif dengan
mendeskripsikan berbagai hal yang merupakan hasil penelitian. Penelitian ini
diuraikan dengan kata – kata menurut pendapat responden, apa adanya sesuai
dengan pertanyaan, kemudian dianalisis pula dengan kata – kata apa yang
melatarbelakangi responden berperilaku, direduksi dan disimpan. Teknik
pengumpulan data sebagai berikut :
-
Wawancara
Wawancara merupakan percakapan dengan maksud
untuk mendapatkan informasi tertentu yang dilakukan oleh dua pihak yang
berperan sebagai pewawancara dan narasumber. Wawancara dilakukan dengan
masyarakat yang merupakan asli Desa Penggaran, bukan merupakan masyarakat
pendatang atau wisatawan.
-
Observasi
Observasi merupakan pengamatan dan
pencatatan yang sistematis terhadap gejala – gejala yang diteliti. Observasi
dilakukan dengan menetapkan tujuan, direncanakan dan dicatat secara sistematis
serta dapat dikontrol kepercayaan dan keandalan. Observasi dilakukan secara
langsun g dengan melihat kondisi sosial masyarakat Desa Penggaran dengan
berbagai ragam mata pencaharian penduduk, kepercayaan dan mitos.
1)
Pendekatan
- Pendekatan
Persuasif
Pendekatan ini dilaksanakan atas dasar kesadaran dari
masyarakat (Anggota suatu kelompok tertentu ).Pendekatan ini menitik beratkan
ide , sikap dan usaha-usaha masyarakat atas dasar perubahan kontak terarah yang
selektif yang datangnya dari pihak luar Observasi sehingga menimbulkan motivasi
bagi masyarakat untuk membangun
-
Pendekatan Empirik
Observasi
dilaksanakan secara Empirik dan rasional tetapi senantiasa harus
memperhitungkan derajat kepedulian terhadap norma-norma yang berlaku baik agama
maupun norma social di masyarakat
-
Pendekatan Andragogi
Dengan
memperhatikan konsep diri dan pengalaman dari unsure yang terlibat dalam
kegiatan Observasi seperti pimpinan formal, tokoh masyarakat dosen pembimbing
dan mahasiswa, maka pendekatan yang paling cocok yaitu Andragogi ( Pendidikan
untuk orang dewasa ) . Yaitu system pembelajaran dengan prinsip partisipasi dan
seni untuk membantu masyarakat setempat belajar dan pembelajaran.
-
Pendekatan
Kelembagaan
Pendekatan
yang memperhitungkan ketrkaitan dan kesepadanan dengan dinas instansi
pemerintah maupun swasta dan organisasi social dalam mempercepat proses
pembangunan.
D. HASIL
1. Struktur Sosial
a. Jumlah Penduduk Menurut Jenis
Kelamain
|
NO
|
Jenis
Kelamin
|
Jumlah
(Jiwa)
|
|
1.
|
Laki-laki
|
2853
jiwa
|
|
2.
|
Perempuan
|
2767
jiwa
|
|
Jumlah
|
5620
jiwa
|
b. Jumlah Penduduk
Menurut Usia
|
No.
|
Usia
|
Orang
|
|
1
|
0-5
Tahun
|
50
Orang
|
|
2
|
6-12
Tahun
|
55
Orang
|
|
3
|
13-18
Tahun
|
572
Orang
|
|
4
|
19-30
Tahun
|
1037
Orang
|
|
5
|
31-50
Tahun
|
944
Orang
|
|
6
|
51-75
Tahun
|
1205
Orang
|
|
7
|
76
Tahun ke atas
|
-
|
|
Jumlah
|
5620
Orang
|
|
c.
Jumlah penduduk Menurut Kelompok Pendidikan
|
No.
|
Tingkat
Pendidikan
|
Banyaknya
|
|
1
|
Belum
Sekolah
|
304
Orang
|
|
2
|
Belum
Tamat SD/MI
|
70
Orang
|
|
3
|
Tamat
SD/MI
|
1666
Orang
|
|
4
|
Tamat
SMP/MTs
|
841
Orang
|
|
5
|
Tamat
SMA/SMK/MA
|
416
Orang
|
|
6
|
Sarjana
Muda/Diploma
|
15
Orang
|
|
7
|
S1
|
4
Orang
|
|
8
|
Tidak
Sekolah
|
-
|
|
Jumlah
|
5317
Orang
|
|
d.
Jumlah Penduduk Menurut Agama
|
No
|
Agama
|
Orang
|
|
1
|
Islam
|
5620
Orang
|
|
Jumlah
|
5620
Orang
|
|
Kondisi Soisial Budaya Masyarakat
Sosial budaya adalah suatu tata hubungan sosial yang ada di lingkunagn
masyarakat dalam hal kaitannya dengan budaya masyarakat tersebut baik itu
menyangkut kelompok-kelompok social lainnya.Tata hubungan sosial merupakan
keseluruhan jaringan pola hubungan sosial yang kurang bersifat konstan dan yang
mempunyai arti subjektif bagi individu yang ternasuk dalam tatanan tersebut.
Dengan adanya penataan ini maka kegiatan masyarakat sehari-hari dan silaturahmi
antar masyarakat dalam suatu kegiatan/ dikelompokkan dalam menjalankan
kehidupan sehari-hari .
Di desa Toman pada umumnya dapat
menerima pengaruh dari luar karena sifat masyarakat yang cenderung terbuka
terhadap masyarakat luar.Di desa Toman masalah-masalah social ini tidak terlalu
sulit menjadi masalah seperti para pengangguran di desa ini para pengangguran
hanya sedikit dikenakan lahan pekerjaan untuk mereka masih terbuka, seperti
dalam mengelola areal pertanian, berdagang, home industry, kuli bangunan,
supir ataupun pekerjaan dalam pelayanan jasa. Namun terlihat sekali adanya
kesenjangan sosial, seperti contohnya dalam bentuk rumah yang terlihat mencolok
antara rumah satu denag rumah yang lainnya, yang memperlihatkan perbedaan
keadaan ekonomi masing-masing,
E. KESIMPULAN
Dari observasi yang kami lakukan kami dapat
menyimpulkan bahwa :
-
Masyarakat
desa Toman memiliki struktur sosial yang berbeda beda, tetapi masyarakat memiliki jiwa kerukunan yang baik dan erat.
-
Masyaraktnya
mampu menjalankan peraturan yang ada.
-
Sebagian
masyarakat memiliki tingkat pendidikan yang rendah namun rata rata penghasilan
kepala keluarga cukup tinggi sehingga mereka tergolong tingkat ekonominya
mampu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar